Sosiologi Dakwah

Samudrabiru – Meski setiap ahli sosiologi memiliki pandangan berbeda tentang definisi sosiologi. Beberapa definisi sosiologi dapat dikemukakan berikut. Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari dan menjelakan tentang hubungan antar manusia atau Human Relationships. Namun secara substansi memiliki makna inti yang sama. Sosiologi adalah ilmu yang berkaitan dengan perilaku manusia, mempelajari perilaku manusia, dan menjelaskan perilaku manusia.

Beberapa definisi sosiologi dapat dikemukakan berikut. Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari dan menjelakan tentang hubngan antar manusia atau Human Relationships. Sosiologi adalah ilmu mempelajari dan menjelaskan scara ilmiah tentang manusia di dalam kelompoknya atau Group Relationship. Sosiologi ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku sosial dalam kaitanyya dalam suatu sistem sosial dan bagaimana sistem itu mempengaruhi orang lain (individu) dan sebaliknya.

Ilmu sosiologi secara akademik berasal dari Amerika Serikat tahun 1920-an yang ditandai oleh adanya mata kuliah tentang problem kehidupan masyarakat di pedesaan di beberapa perguruan tinggi. Beberapa ahli Sosiologi Barat medefinikan Sosiologi Pedesaan sesuai dengan lingkungan masing-masing.

Misalnya Sanderson (1942) mendefinisikan sosiologi pedesaan adalah sosiologi tentang kehidupan dalam lingkungan pedesaan. Gillette (1922) sosiologi pedesaan adalah merupakan cabang sosiologi yang secara sistematis mempelajari komunitas pedesaan untuk mengungkapkan kondisi-kondisi serta kecenderungan-kecenderungannya dan merumuskan prinsip-prinsip kemajuan.

Secara substansial definisi sosiologi pedesaan adalah ilmu sosiologi suatu pengetahuan yang sistematik sebagai hasil penerapan metode ilmiah dalam upaya mempelajari masyarakat pedesaan, struktur sosial dan organisasi sosial yang ada, sistem dasar masyarakat dan proses perubahan sosial yang terjadi. Dapat disimpulkan bahwa Sosiologi pedesaan adalah ilmu yang secara sistematis mempelajari tentang kehidupan masyarakat pedesaan secara komprehensif.

Sosiologi pedesaan secara teoritis memberikan pengertian-pengertian secara akademis sehingga memberikan pemahaman tentang masyarakat pedesaan secara komprehensif. Secara praktis, sosiologi pedesaan harus dapat menganalisis problematika kehidupan masyarakat desa serta mencari alternatif solusi-solusi yang dapat disumbangkan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Sosiologi pedesaan mempelajari semua aspek kehidupan masyarakat desa dengan berbagai aspek lingkungannya.

Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan perkembangan pendidikan serta keberhasilan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, mata pencaharian masyarakat pedesaan sudah mengalami perubahan, misalnya perdagangan, pegawai pemerintah (pegawai Negeri Sipil), dan industri. Pertanian tetap menjadi pilihan mayoritas masyarakat pedesaan.

Pembangunan di pedesaan sat ini telah terjadi perubahan revolusioner dengan pembangunan langsung oleh pemerintah desa menggunakan Anggaran Dana Desa yang langsung dikucurkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah desa di seluruh Indonesia dengan jumlah berbeda-beda antara Rp300 jt – 5 M.

Buku Daras Sosiologi Dakwah ini merupakan kumpulan hasil penelitian kontekstual mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Jurusan Dakwah IAIN Bengkulu. Salah satu tugas perkuliahan mahasiswa (dalam mata kuliah Sosiologi Pedesaan Perkotaan) adalah melakukan Penelitian Kontekstual Lapangan (Fill Contekstual Research), yang dalam semester ini bertema: “Potret Sosial Budaya Masyarakat Pedesaan”. Buku ini juga bentuk nyata dari Program Cerdas Intelektual Mahasiswa di IAIN Bengkulu.

Judul Buku : Sosiologi Dakwah

Penulis : Samsudin, dkk.

Penerbit : Samudra Biru

Cetakan : I November 2018

Dimensi : xvi + 362 hlm. ; 14 x 20 cm.

Harga : Rp