PENGANTAR KOMUNIKASI PEMERINTAHAN

Buku yang menggambarkan secara gamblang dan komprehensif pemahaman secara umum dan khusus tentang arti dan makna ‘’Hati dan Jiwa Yang Tenang”

KOMUNIKASI PEMERINTAHAN

Komunikasi pemerintahan dewasa ini menjadi salah satu kajian penting di dalam Ilmu Pemerintahan. Tuntutan implementasi good governance, demokratisasi, dan keterbukaan informasi publik, menjadi beberapa faktor yang semakin mendorong urgensi kajian komunikasi pemerintahan. Buku ini dirancang sebagai buku ajar yang menjadi salah satu referensi atau rujukan bagi mahasiswa Ilmu Pemerintahan yang ingin mempelajari komunikasi pemerintahan.

Secara garis besar, komunikasi pemerintahan bisa dibagi menjadi komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah kepada stakeholder internal dan kepada stakeholder eksternal. Oleh karena itu, pembahasan dalam buku ini akan difokuskan pada dua aspek tersebut. Pada bagian pertama akan dibahas mengenai aspek-aspek dasar dalam komunikasi pemerintahan. Bagian kedua dan ketiga membahas tentang komunikasi organisasional yang dilanjutkan dengan komunikasi organisasi pemerintah. Hal ini berkaitan dengan stakeholder internal dari sebuah proses komunikasi pemerintahan. Kemudian pada bagian keempat dibahas mengenai penggunaan teknologi informasi dan
komunikasi dalam komunikasi pemerintahan. Hal ini khususnya berkaitan dengan stakeholder eksternal, bagaimana pemerintah mengelola komunikasi publik dan opini publik

Dapatkan Bukunya Sekarang Juga!

DAFTAR ISI

Daftar Isi 1
Daftar Isi 2
Daftar Isi 3

Spesifikasi Buku

Cetakan I, November 2023;  182 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi Bookpaper hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik.

Harga Buku

Sebelum melakukan pembayaran, cek ketersediaan stock kepada admin. Jika buku out of stock pengiriman membutuhkan waktu – 3 hari setelah pembayaran.

Rp150.000

Rp 114,600

Tentang Penulis

H. Sumitro, SE., Ak., MM., CA., CFrA., QIA

Penulis telah bekerja dan mengabdi di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), hampir seluruh Nusantara pernah dijelajahinya, mulai Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Lampung, Jakarta, Maluku, Kalimantan Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jakarta lagi, Jawa Timur,
Papua Barat, Kalimantan Selatan, Jakarta dan Lampung. Dia pekerja keras di kantornya, di mana dia mengabdi yaitu di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tercinta, sejak Anggota tim audit, Ketua tim, Kepala Seksi, Pengendali Teknis, Kepala Bidang, Kepala Sub Direktorat, Kepala Bagian, Kepala Bidang lagi, dan akhirnya mendapat amanah menjadi seorang Kepala Perwakilan BPKP, Kepala Pusat, Direktur dan
Kepala Perwakilan lagi. Sampai dengan saat mendapat amanah sebagai Kepala Perwakilan BPKP, sebagai Ka Puslitbangwas, Direktur tiga kali dan masih banyak lainnya