Seri Studi Ekonomi Islam 7: TEORI FISKAL ISLAM

Buku ini menarik karena menghadirkan konsep fiskal Islam yang tidak hanya berorientasi pada stabilitas ekonomi, tetapi juga menekankan keadilan distribusi, nilai moral, dan kesejahteraan sosial secara menyeluruh.

Jalan Menuju Ekonomi yang Adil dan Berkelanjutan

Kajian fiskal Islam merupakan bagian penting dari pengembangan ekonomi Islam sebagai suatu disiplin ilmu yang tidak hanya menekankan efisiensi ekonomi, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai etika dan keadilan sosial. Dalam sistem ekonomi Islam, kebijakan fiskal tidak semata-mata dipahami sebagai instrumen teknokratis yang berkaitan dengan pengelolaan pendapatan dan pengeluaran negara, melainkan sebagai mekanisme kebijakan publik yang memiliki dimensi normatif dan moral. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan negara dalam Islam harus diarahkan untuk mewujudkan kemaslahatan umum, memperkuat kesejahteraan masyarakat, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan distribusi kekayaan.
Buku ini disusun sebagai bagian dari upaya akademik untuk memperkaya literatur mengenai teori fiskal Islam. Di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks, kajian mengenai sistem fiskal yang berlandaskan nilai-nilai syariah menjadi semakin relevan. Sistem fiskal Islam menawarkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada stabilitas ekonomi makro, tetapi juga menempatkan keadilan distributif dan kesejahteraan sosial sebagai tujuan utama pembangunan ekonomi. Dengan demikian, kajian mengenai fiskal Islam memiliki kontribusi penting dalam menghadirkan alternatif konseptual bagi pengembangan sistem ekonomi yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.
Pembahasan dalam buku ini disusun secara sistematis dengan mengintegrasikan berbagai dimensi keilmuan yang berkaitan dengan teori fiskal Islam. Buku ini mengkaji konsep fiskal dari dimensi filosofis yang berakar pada prinsip tauhid, keadilan, dan kemaslahatan sebagai landasan etis dalam pengelolaan ekonomi. Selain itu, buku ini juga membahas dimensi normatif yang merujuk pada sumber-sumber hukum Islam, seperti Al-Qur’an, Hadis, serta ijtihad para ulama, yang menjadi dasar dalam merumuskan berbagai instrumen fiskal Islam.
Di samping itu, buku ini juga mengkaji dimensi institusional yang berkaitan dengan struktur kelembagaan dalam pengelolaan keuangan publik dalam Islam. Dalam sejarah pemerintahan Islam, lembaga seperti Baitul Māl memainkan peran penting sebagai institusi yang menghimpun dan mengelola berbagai sumber penerimaan negara serta mendistribusikannya untuk kepentingan masyarakat. Melalui mekanisme kelembagaan tersebut, pengelolaan fiskal dapat dilakukan secara lebih terorganisasi dan akuntabel sehingga mampu mendukung berbagai program pembangunan sosial dan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, buku ini juga menyoroti dimensi kebijakan fiskal Islam yang berkaitan dengan strategi pengelolaan pendapatan dan pengeluaran negara untuk mencapai stabilitas ekonomi dan kesejahteraan sosial. Dalam ekonomi Islam, kebijakan fiskal tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas fiskal negara, tetapi juga untuk menciptakan distribusi kekayaan yang lebih adil serta memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan. Dengan demikian, kebijakan fiskal Islam memiliki peran strategis dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Relevansi kajian mengenai fiskal Islam juga semakin terasa dalam konteks ekonomi kontemporer yang dihadapkan pada berbagai tantangan seperti ketimpangan distribusi kekayaan, kemiskinan struktural, dan ketidakstabilan ekonomi global. Prinsip-prinsip fiskal Islam yang menekankan keadilan distributif, tanggung jawab sosial, dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan menawarkan perspektif alternatif yang penting dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan teori fiskal Islam tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memiliki implikasi praktis dalam perumusan kebijakan publik.

Dapatkan Bukunya Sekarang Juga!

DAFTAR ISI

Daftar Isi 1
Daftar Isi 2
Daftar Isi 3
Previous
Next

Spesifikasi Buku

Cetakan I, April 2026; 322 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, Hard cover dan shrink bungkus plastik.

Harga Buku

Sebelum melakukan pembayaran, cek ketersediaan stock kepada admin. Jika buku out of stock pengiriman membutuhkan waktu – 3 hari setelah pembayaran.

Rp 100.000

Rp 99.400

Tentang Penulis

Prof. Dr. Syaparuddin, S.Ag., M.SI.

salah satu akademisi dan pemikir yang aktif berkontribusi dalam pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia. Sebagai Guru Besar pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone, Sulawesi Selatan, beliau dikenal tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai peneliti dan penulis yang konsisten mengembangkan gagasan-gagasan strategis mengenai ekonomi Islam. Kiprah akademiknya mencerminkan komitmen kuat dalam memperkuat fondasi intelektual Ekonomi Syariah melalui kegiatan pengajaran, penelitian ilmiah, publikasi akademik, serta keterlibatan dalam berbagai forum ilmiah nasional dan internasional.
Perjalanan akademik beliau menunjukkan konsistensi dan kedalaman keilmuan yang kuat. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana pada bidang Muamalah di IAIN Alauddin Ujung Pandang, kemudian melanjutkan studi Magister pada bidang Keuangan dan Perbankan Syariah, dan meraih gelar Doktor dalam bidang Ekonomi Islam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Latar belakang akademik tersebut membentuk perspektif keilmuan yang kokoh dalam mengkaji, mengembangkan, dan merumuskan berbagai konsep strategis yang berkaitan dengan sistem dan praktik Ekonomi Syariah.
Dalam kerangka pemikirannya, Ekonomi Syariah dipandang bukan hanya sebagai disiplin ekonomi yang bersifat teknis, tetapi juga sebagai sistem nilai yang berakar pada prinsip-prinsip keadilan, keseimbangan, tanggung jawab sosial, dan kemaslahatan masyarakat. Melalui pendekatan yang integratif, beliau berupaya mempertemukan idealitas nilai-nilai syariah dengan realitas dinamika ekonomi modern, sehingga ekonomi Islam dapat tampil sebagai alternatif sistem
ekonomi yang tidak hanya rasional secara ekonomi, tetapi juga bermakna secara
moral dan sosial.
Kontribusi ilmiah Prof. Syaparuddin tercermin dalam berbagai penelitian dan publikasi akademik yang berfokus pada penguatan institusi keuangan syariah, pengembangan model bisnis Islam, serta perumusan kebijakan ekonomi berbasis maqāṣid syariah. Karya-karyanya telah dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah nasional maupun internasional bereputasi dan menjadi referensi penting dalam pengembangan wacana Ekonomi Syariah yang kontekstual,inovatif, dan aplikatif. Melalui berbagai penelitian tersebut, beliau menunjukkan bahwa prinsip-prinsip syariah memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan ekonomi global yang semakin kompleks. Selain aktivitas akademik, beliau juga aktif membangun kolaborasi ilmiah melalui seminar, konferensi, dan kerja sama penelitian lintas disiplin.
Komitmennya terhadap pengembangan Ekonomi Syariah tidak hanya diarahkan pada penguatan teori, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Melalui dedikasi berkelanjutan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,
Prof. Syaparuddin terus berperan dalam memperluas cakrawala pemikiran Ekonomi Syariah sekaligus memperkuat relevansinya bagi masa depan pembangunan ekonomi umat.