MASTERPLAN EKOSISTEM PARIWISATA BUDAYA DESA ADAT KEMIREN Pelestarian Budaya Using, Inovasi Kreatif, dan Tata Kelola Kolaboratif
Buku ini adalah sebuah langkah strategis yang merumuskan langkah komprehensif dalam mengembangkan ekosistem pariwisata budaya di Desa Adat Kemiren tanpa mengorbankan akar tradisi dan ruang hidup masyarakat Using. Melalui pendekatan tata kelola kolaboratif berbasis Sextuple Helix, karya ini menawarkan solusi konkret atas ancaman komodifikasi pariwisata dengan menempatkan masyarakat adat sebagai pemegang otoritas tertinggi atas representasi warisan leluhurnya.
Strategi dan Tata Kelola Pariwisata Budaya Berkelanjutan di Desa Adat Kemiren
Pernahkah kita datang ke sebuah desa wisata dan merasa seolah sedang berjalan di tengah etalase toko suvenir raksasa? Semuanya tampak tertata indah, estetik, dan siap difoto, namun di saat yang sama terasa kosong dan kehilangan jiwanya. Inilah jebakan pariwisata modern yang sering kali tanpa sadar mengubah tradisi sakral menjadi sekadar komoditas visual demi memuaskan dahaga konten media sosial para pelancong. Kebudayaan yang tadinya hidup dan bernapas, direduksi menjadi atraksi sesaat yang kehilangan makna bagi penduduk aslinya. Merespons kegelisahan inilah, buku Masterplan Ekosistem Pariwisata Budaya Desa Adat Kemiren: Pelestarian Budaya Using, Inovasi Kreatif, dan Tata Kelola Kolaboratif hadir sebagai sebuah antitesis yang segar dan esensial.
Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Samudra Biru ini merupakan buah pemikiran kolaboratif dari Tafati Linia Larosa, Yovita Vivianty Indriadewi Atmadjaja, Agus Riyanto, Elok Rosyidah, Yohanes Holy Handojo, dan Dana Yudha Kristiawan. Tidak seperti kebanyakan buku panduan pariwisata yang sibuk mengobral janji manis tentang peningkatan jumlah kunjungan wisatawan atau meledaknya omzet daerah, karya ini justru mengambil langkah mundur yang reflektif. Para penulisnya menawarkan sebuah cetak biru strategis yang menjadikan kebudayaan Using bukan sebagai pelengkap penderita, melainkan sebagai panglima tertinggi dalam arah pembangunan desa. Sinopsis naratif ini akan membedah bagaimana buku setebal 184 halaman ini merumuskan jalan keluar agar pariwisata yang dikembangkan di Desa Kemiren, Banyuwangi, tidak membunuh inangnya, yaitu kebudayaan itu sendiri.
Membaca bagian awal buku ini, kita langsung diajak untuk membongkar cara pandang usang tentang apa itu desa wisata. Buku ini secara tegas menolak pandangan yang melihat Desa Kemiren semata-mata sebagai destinasi atau kumpulan objek tontonan. Sebaliknya, penulis mendudukkan Kemiren sebagai sebuah “ruang hidup budaya” (living cultural space). Ruang hidup ini mencerminkan keterhubungan yang tak terpisahkan antara manusia, rumah adat, jalan desa, tradisi lisan, ingatan kolektif, dan sumber penghidupan masyarakat.
Memasuki paruh kedua buku, kita disuguhkan pada arsitektur tata kelola operasional yang dikonsep secara matang. Para penulis menyadari bahwa ide besar tentang perlindungan ruang hidup budaya akan menjadi macan kertas belaka jika tidak ditopang oleh sistem kelembagaan yang terstruktur. Di sinilah buku ini memperkenalkan kerangka tata kelola Sextuple Helix, sebuah pengembangan dari konsep kolaborasi yang sudah ada, dengan melibatkan enam aktor utama: Pemerintah, Akademisi, Komunitas/Masyarakat Adat, Pelaku Usaha, Media, dan Mitra Teknologi.
Dapatkan Bukunya Sekarang Juga!
DAFTAR ISI
Daftar Isi 1
Slider Caption
Slider Caption
Slider Caption
Slider Caption
Slider CaptionSpesifikasi Buku
Cetakan I, Oktober 2026; x + 84 halaman; ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik.
Harga Buku
Sebelum melakukan pembayaran, cek ketersediaan stock kepada admin. Jika buku out of stock pengiriman membutuhkan waktu – 3 hari setelah pembayaran.
Rp .125.000
Rp 112.700
Tentang Penulis
Tafati Linia Larosa, SE., MM.
saat ini menjabat sebagai Dosen di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Banyuwangi. Lahir di Semarang, pada tanggal 27 Juli 1987, Penulis memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dengan gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, dan gelar Magister Manajemen (S2) dari Universitas BPD Jawa Tengah Semarang. Penulis berfokus pada bidang Manajemen Pemasaran, dengan spesialisasi mendalam pada Pemasaran Digital. Keahlian ini dibuktikan melalui publikasi beberapa jurnal ilmiah yang secara spesifik membahas topik-topik pemasaran digital, serta menjadi pengampu utama untuk mata kuliah seperti Pemasaran Digital, Pemasaran Global, dan Manajemen Strategi.
Selain sebagai akademisi, Penulis juga merupakan praktisi aktif yang memiliki dan mengelola bisnis Homestay sendiri. Pengalaman sebagai praktisi ini memungkinkan Penulis untuk menyajikan materi perkuliahan dan konten buku ajar dengan perspektif ganda: analisis akademik yang ketat dan wawasan praktis yang relevan dengan dinamika bisnis nyata. Penulis berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan antara teori manajemen dan aplikasinya di dunia usaha, khususnya dalam konteks transformasi digital.
Yovita Vivianty Indriadewi Atmadjaja
merupakan akademisi di bidang manajemen keuangan dan investasi pada Program Studi Manajemen, Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, tempat ia berkiprah sejak tahun 2004. Dengan latar pendidikan formal yang selaras dengan bidang keilmuannya, penulis konsisten mengembangkan kompetensi melalui berbagai pelatihan profesional dan forum ilmiah yang berfokus pada peningkatan kualitas pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Karya-karya yang dihasilkan mencerminkan ketertarikannya pada dinamika teori dan praktik keuangan modern. Di antara publikasi bukunya adalah Evolusi Teori Keuangan: Dulu, Kini, dan Nanti, Referensi Manajemen Keuangan: Mengoptimalkan Nilai Perusahaan, serta Pasar Modal: Sebuah Pengantar. Penulis juga aktif mempublikasikan hasil penelitian mengenai kepemilikan institusional, kebijakan hutang, dan indikator kinerja perusahaan di berbagai jurnal nasional, serta berkontribusi
dalam diskusi akademik tingkat regional dan nasional. Komitmennya untuk terus memperkaya wacana ilmiah menjadikan penulis sebagai salah satu kontributor penting dalam pengembangan kajian manajemen keuangan di lingkungan akademik.
Agus Riyanto, S.E., M.M.
adalah seorang akademisi dan praktisi di bidang pemasaran. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana di bidang Manajemen di Universitas
17 Agustus 1945 Banyuwangi, dan melanjutkan studi Magister di bidang yang sama di Universitas Jember dengan fokus pada bidang pemasaran. Sebagai akademisi dan praktisi di bidang pemasaran jasa, beliau memiliki komitmen untuk menciptakan bahan ajar yang relevan, inovatif, dan sesuai dengan kemajuan teknologi. Kegiatannya mencakup penelitian dan pengabdian di bidang pengembangan modul pembelajaran pemasaran dengan adanya kelas konsentrasi pemasaran yang
memudahkan untuk melakukan pilihan dan menentukan penelitian.
Selain itu juga berfokus pada pengembangan kurikulum untuk pengajaran pemasaran konteks pemasaran dalam kegiatan bisnis berskala internasional dengan memasukkan narasi kegiatan bisnis lokal sebagai bahan ajar. Kontribusinya dalam pendidikan melakukan pelatihan dan memunculkan karya dan narasi lokal juga menjadi bagian penting dari karya-karyanya. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman praktis di bidang pengembangan bahan ajar bidang pemasaran, Agus Riyanto terus berinovasi dan berbagi pengetahuannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan pada masa mendatang.
Elok Rosyidah, S.E., M.M.
Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember (2015) dan Magister Manajemen di Universitas Jember (2017). Saat ini sedang menempuh S3 Doktor Ilmu Manajemen FEB Universitas Jember. Aktif sebagai dosen tetap di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi. Fokus penelitian berada pada bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, pengembangan bisnis, digital leadership, keamanan digital dan kewirausahaan. Menulis buku ajar dengan judul Manajemen Kualitas Terpadu (Konsep, Prinsip,
dan Implementasi untuk Daya Saing Organisasi) dan Inovasi Pembelajaran Kewirausahaan Integrasi Model Flipped Classroom dan Berbasis Proyek.
Selain aktif dalam publikasi ilmiah juga terlibat dalam berbagai kegiatan seperti konferensi internasional dan pengabdian kepada masyarakat, serta pernah terlibat dalam penerima hibah (2024- 2025) Internasional GESIT (Gender Equality and Social Inclusion in Infrastructure) dari Tetra Tech International bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Banyuwangi dan menjadi Trainer (2025- 2026) dari APAC Security Fund bersama MEBP Muhammadiyah. Penulis juga aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Banyuwangi. Memiliki komitmen yang kuat dalam pengembangan ilmu pengetahuan dengan mengintegrasikan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan dan penerapan teknologi digitalisasi secara berkelanjutan.
Dana Yudha Kristiawan, Ph.D.
adalah seorang akademisi dan praktisi di bidang pengembangan bahan ajar Pendidikan Bahasa Inggris. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana di bidang Pendidikan Bahasa Inggris di IKIP PGRI Semarang, dan melanjutkan studi Magister di bidang yang sama di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali. Dr. Kristiawan meraih gelar Doktor dari University of Newcastle, Australia, dengan fokus pada integrasi pendidikan perdamaian dan Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL). Sebagai seorang pengembang bahan ajar, beliau memiliki komitmen untuk menciptakan bahan ajar yang relevan,
inovatif, dan berbasis multimodality. Karyanya mencakup pengembangan modul pembelajaran digital storytelling untuk meningkatkan literasi bahasa Inggris, serta bahan ajar berbasis multimodal yang mengintegrasikan pembelajaran lintas budaya dan penelitian aksi partisipatif di pesantren. Selain itu, Dr. Kristiawan juga berfokus pada pengembangan kurikulum untuk pengajaran Bahasa Inggris dalam konteks pariwisata, dengan memasukkan narasi budaya
lokal sebagai bahan ajar. Kontribusinya dalam pendidikan perdamaian melalui penggunaan humor dan narasi lokal juga menjadi bagian penting dari karya-karyanya. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman praktis di bidang pengembangan bahan ajar, Dr. Kristiawan terus berinovasi dan berbagi pengetahuannya dalam berbagai forum internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan.