Buku Ajar GEOGRAFI KONFLIK Pendekatan Teoretis dan Aplikatif
Buku ini menggunakan pendekatan interdisipliner dengan mengintegrasikan perspektif geografi dengan ilmu politik, sosiologi, antropologi, studi agama, dan kajian perdamaian.
Studi Geografi Konflik
buku ajar yang berjudul Geografi Konflik: Pendekatan Teoritis dan Aplikatif ini dapat disusun dan diselesaikan dengan baik. Buku ini disusun sebagai bagian dari upaya akademik untuk merespons
perkembangan konflik yang semakin kompleks, baik pada skala lokal, nasional, maupun global, serta untuk memperkaya khazanah keilmuan geografi, khususnya dalam kajian konflik dan perdamaian.
Penyusunan buku ini dilatarbelakangi oleh kenyataan empiris bahwa konflik merupakan fenomena sosial yang terus mengalami transformasi seiring dengan perubahan ruang, waktu, dan struktur masyarakat. Konflik tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu terkait dengan dimensi spasial yang mencakup wilayah, batas teritorial, distribusi sumber daya, pola permukiman, serta relasi sosial yang berkembang di dalamnya.
Oleh karena itu, pendekatan geografi konflik menjadi penting sebagai kerangka analisis untuk memahami bagaimana ruang berperan dalam membentuk, memperkuat, maupun mereduksi dinamika konflik.
Buku ajar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, teori, dan pendekatan geografi konflik, sekaligus memperkenalkan aplikasinya dalam menganalisis berbagai fenomena konflik kontemporer. Materi yang dibahas meliputi pengertian dan ruang lingkup geografi konflik, sejarah dan perkembangan kajiannya, relasi antara ruang, tempat, dan waktu dalam konflik, serta faktor-faktor geografis yang memengaruhi muncul dan berkembangnya konflik. Selain itu, buku ini juga membahas keterkaitan konflik dengan isu-isu agama, budaya, etnisitas, urbanisasi, perubahan iklim, dan territorialitas sebagai variabel penting dalam pembentukan ruang konflik dan ruang perdamaian.
Dalam penyajiannya, buku ini menggunakan pendekatan interdisipliner dengan mengintegrasikan perspektif geografi dengan ilmu politik, sosiologi, antropologi, studi agama, dan kajian perdamaian. Pendekatan ini dimaksudkan agar mahasiswa dan pembaca tidak memahami konflik secara parsial, melainkan sebagai fenomena multidimensional yang memerlukan analisis lintas disiplin. Dengan demikian, konflik dapat dipahami tidak hanya sebagai peristiwa kekerasan atau ketegangan sosial, tetapi juga sebagai gejala struktural yang berakar pada ketimpangan spasial, ketidakadilan distribusi sumber daya, dan pengelolaan ruang yang tidak inklusif.
Sebagai buku ajar, penyusunan materi dalam buku ini dirancang secara sistematis dan bertahap untuk mendukung proses pembelajaran di perguruan tinggi. Setiap pembahasan diarahkan untuk membangun pemahaman konseptual sekaligus kemampuan analitis mahasiswa dalam membaca dan memetakan konflik dari perspektif geografis. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan buku ini dapat digunakan sebagai referensi utama maupun pendamping dalam mata kuliah yang berkaitan dengan geografi konflik, geografi politik, studi perdamaian, dan kajian sosial lainnya.
Penulis berharap buku ajar ini dapat memberikan kontribusi akademik bagi pengembangan studi geografi konflik di Indonesia, yang hingga kini masih relatif terbatas. Selain sebagai sumber pembelajaran untuk mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama, buku ini juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi peneliti, perencana wilayah, pembuat kebijakan, serta praktisi yang bergerak di bidang resolusi konflik dan pembangunan perdamaian. Pemahaman yang berbasis spasial diharapkan mampu mendukung perumusan kebijakan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal dan dinamika wilayah.
Dapatkan Bukunya Sekarang Juga!
DAFTAR ISI
Daftar Isi 1
Daftar Isi 2
Daftar Isi 3
Daftar Isi 4
Daftar Isi 5Spesifikasi Buku
Cetakan I, Desember 2025; 228 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS 72 gram, warna hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik.
Harga Buku
Sebelum melakukan pembayaran, cek ketersediaan stock kepada admin. Jika buku out of stock pengiriman membutuhkan waktu – 3 hari setelah pembayaran.
Rp 170.000
Rp 131,300
Tentang Penyunting
Thiyas Tono Taufiq
Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di MI Himmatul Muta’alimin 02 Dukuhseti, MTs Madarijul Huda Kembang Dukuhseti, serta Madrasah Aliyah Negeri 2 Pati. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi ke jenjang Perguruan Tinggi pada Program S1 Program Studi Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dan lulus pada tahun 2015. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Universitas di Kampus yang sama dengan menganbil Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam dengan konsentrasi Studi Agama dan Resolusi Konflik, yang diselesaikannya pada tahun 2017. Sejak tahun 2024, ia memulai pendidikan doktoral (S3) Studi Islam dengan fokus Studi Antar Iman di Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Pengalaman profesionalnya meliputi pengabdian sebagai Dosen tetap pada Program Studi Studi Agama-Agama Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang sejak 2019, Asisten Dosen di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2018–2019), serta staf di Center for the Study of Islam and Social Transformation (CISForm) sejak 2018–2019. Selain itu, ia telah melakukan sejumlah penelitian dan mempublikasikannya di berbagai jurnal ilmiah bereputasi nasional maupun internasional
bereputasi. 1. Reconstructing the Concept of Jihad: Exploring the Contemporary Relevance of Zainuddin Al-Malabari’s Thouht, Madinah: Jurnal Studi Islam, Vol. 12, No. 2 (2025); 2. Syncretic of Tahlilan in Islam and Consolation Worship in Protestant Christianity in the Slametan Tradition as a Reflection of Interfaith Harmony, Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, Vol. 20, No. 2 (2024); 3. The Syncretic Architecture of the Menara Kudus Mosque as an Expression of Sufistic Tawhīd, Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, Vol. 14, No. 2 (2024); 4. Tren Hijrah Muslim Perkotaan di Media Sosial: Konstruksi, Representasi dan Ragam
Ekspresi, Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagaaan, Vol. 10, No. 2 (2022); 5. Building the Foundation of Religious Tolerance and Countering Radicalism Ideology in Indonesia”, Jurnal Sosiologi Agama, Vol. 15, No. 2(2021); 6. Living Hadith in the Bari’an Ritual of Sidodadi Society, Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an dan Hadis, Vol 22, No. 2 (2021); 7. “Kontribusi Filsafat Perdamaian Eric Weil bagi Resolusi Konflik Masyarakat Majemuk”, Living Islam: Journal of Islamic Discourses, Vol. 4, No. 1 (2021); 8. “Pro dan Kontra Pandangan Pegawai Pencatat Nikah (PPN) atas Perubahan Batasan Usia Minimal Perkawinan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019”, Jurnal Asy-Syukriyyah, Vol. 22, No. 1 (2021); 9. “Ekspresi Sufi di Ruang Maya sebagai Narasi Damai”, Esoterik: Jurnal Akhlak dan Tasawuf, Vol.
7, No. 1 (2021); 6. Hikayat Walisongo (9): Dakwah Moderat Sunan Muria melalui Kesenian dan Kearifan Lokal, Alif.id (2021); 10. “Minoritas Agama dan Pelayanan Hak-hak Sipil: Kajian Agama Buddha Nichiren Shoshu Indonesia (NSI) di Yogyakarta”, Religi: Jurnal Studi Agama-agama, Vol. 12, No.1 (2016); 11. Kearifan Ligkungan Berbasis Agama: Sebuah Studi Etnoekologi Komunitas Nelayan di Pesisir Banyutowo Dukuhseti Pati”,
Jurnal Sosiologi Agama, Vol. 11, No. 2 (2017). Selain aktif menulis, ia juga aktif sebagai pengelola Jurnal Ilmiah di antaranya: 1. Managing Editor Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism; 2. editor Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan pada UIN Walisongo Semarang; 3. Peer-Revierwer Jurnal J-Alif: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Universitas Al Syariah Mandar Sulawesi Selatan, dan 4 Jurnal Suarga: Studi Keberagamaan dan Keberagaman UIN KH. Syaifuddien Zuhri Purwokerto. Dalam aktivitas organisasi, ia memiliki beberapa pengalaman, di antaranya: menjadi pengurus harian Asosiasi Studi Agama Indonesia (2024–2029), Ikatan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (IKMP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2016–2017), serta aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2011–2013).