Filsafat Ilmu Hubungan Internasional Futuristik Interdisipliner

 

Buku ini disusun secara komprehensif, interdisipliner dan bisa menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi yang ingin memahami Hubungan Internasional.

Menjelajahi Masa Depan Ilmu Hubungan Internasional

Di tengah dunia yang terus berubah akibat globalisasi, revolusi digital, krisis iklim, hingga perkembangan kecerdasan buatan, studi Hubungan Internasional dituntut untuk melampaui pendekatan klasik yang kaku dan sektoral. Filsafat Ilmu Hubungan Internasional Futuristik Interdisipliner hadir sebagai karya akademik visioner yang mengajak pembaca memahami Hubungan Internasional dari akar filosofisnya hingga kemungkinan-kemungkinan masa depannya. Buku ini membedah posisi ilmu Hubungan Internasional dalam pohon ilmu pengetahuan, perkembangan teori-teori besar, serta transformasi paradigma ilmu di abad ke-21.

Selain itu, buku ini mengulas berbagai pendekatan keilmuan mulai dari monodisipliner, multidisipliner, interdisipliner, hingga transdisipliner dalam studi Hubungan Internasional. Pembahasan diperluas ke isu-isu frontier science seperti Artificial Intelligence, autonomous diplomacy, space politics, quantum politics, geoengineering, serta metodologi futuristik seperti foresight studies, scenario planning, strategic intelligence, dan predictive diplomacy. Buku ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana ilmu Hubungan Internasional dapat beradaptasi dan memimpin perubahan global menuju tahun 2050.

Lebih dari sekadar buku teori, karya ini juga menawarkan kerangka praktis untuk pengembangan kurikulum Hubungan Internasional di Indonesia, termasuk studi kasus penerapan pada berbagai tipe perguruan tinggi. Dengan pendekatan yang kritis, kontekstual, dan berorientasi masa depan, buku ini sangat relevan bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, pembuat kebijakan, dan siapa saja yang ingin memahami dinamika global secara lebih luas, mendalam, dan strategis.

Dapatkan Bukunya Sekarang Juga!

DAFTAR ISI

Daftar Isi 1
Daftar Isi 2
Slider Caption
Slider Caption
Slider Caption
Slider Caption
Previous
Next

Spesifikasi Buku

Cetakan I, April 2026; 348 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, Hard cover dan shrink bungkus plastik.

Harga Buku

Sebelum melakukan pembayaran, cek ketersediaan stock kepada admin. Jika buku out of stock pengiriman membutuhkan waktu – 3 hari setelah pembayaran.

Rp 185.000

Rp 175.700

Tentang Penulis

Prof. Dr. Sidik Jatmika, M.Si.

Prof. Dr. Sidik Jatmika, M.Si. adalah guru besar Hubungan Internasional pada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dengan pidato pengukuhan Guru Besar 21 April 2025 berjudul: Muhammadiyah School of Thought: Diplomasi Keamanan Manusia sebagai elaborasi kajian Hubungan Internasional perspektif Islam dan Keindonesiaan yang moderat, berkemakmuran serta berkeadilan. Lahir di Klaten, Jawa Tengah, 3 Mei 1969. Kepakaran: Direktur Institut for Futures & Interdisciplinary Studies (InFIS) fokus kajian Isu Keamanan Manusia (Human Security); Gerakan Sosial Transnasional (Transnational Social Movement); Sosiologi Hubungan Internasional (Sociology of International Relations); Timur Tengah dan Politik Islam Global (Middle East, Islam & Global Politics). Pendidikan: S1 Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada (1987-1992), Master S2 Ilmu Politik UGM (1996-1998), Program Doktor S3 Sosiologi UGM (2003 – 2006)

Muhammad Indrawan Jatmika, S.IP., M.A.

Muhammad Indrawan Jatmika, S.IP., M.A. adalah dosen Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Selain sebagai staff pengajar Indrawan juga merupakan Kepala Kantor Internasional UPN Veteran Jawa Timur. Kepakaran indrawan antara lain adalah Kajian Asia Tenggara, Gerakan Sosial dan Politik Global, dan Studi Minoritas. Lahir di Klaten, Jawa Tengah, 13 November 1995. Kepakaran: Kajian Asia Tenggara, Gerakan Sosial dan Politik Global, dan Studi Minoritas. Pendidikan: S1 Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada (2013-2017). Master in Southeast Asian Studies, Chulalongkorn University Thailand (2017-2018); Pengajaran: Dosen Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (2021- Sekarang) Seminar Internasional: Southeast Asian Studies: Ideas, Audiences,
Approaches, and Aspirations, Institute of East Asian Studies, Thammasat University, Rangsit Campus, Thailand, 13–14 November 2025; The 7th International Relations on Indonesian Foreign Policy Conference (IROFONIC) 2023. Melaksanakan Summer School di Tillburg, University, Nederland (2015).