MEMBANGUN MASA DEPAN PENDIDIKAN INDONESIA: Kebijakan Menyiapkan Generasi Bertalenta Global, Menuju Indonesia Emas 2045
Buku ini dibangun atas satu kesadaran penting bahwa transformasi pendidikan adalah mesin utama perubahan struktur ekonomi Indonesia menuju negara maju berbasis talenta global.
Transformasi Pendidikan untuk Masa Depan Indonesia
Indonesia sedang berada pada titik penentuan sejarahnya. Di satu sisi, bangsa ini memiliki peluang besar melalui bonus demografi yang akan mencapai puncaknya sekitar tahun 2035. Di sisi lain, dunia global bergerak sangat cepat melalui kecerdasan buatan, ekonomi digital, dan transformasi industri yang tidak lagi bertumpu pada sumber daya alam, melainkan pada kualitas talenta manusia. Dalam konteks inilah, pendidikan tidak dapat lagi dipahami sekadar sebagai sektor sosial, tetapi harus ditempatkan sebagai fondasi utama masa depan ekonomi bangsa.
Buku ini bukan buku pendidikan dalam pengertian konvensional. Ia bukan sekadar membahas perbaikan kurikulum, peningkatan kualitas guru, atau penguatan sistem pembelajaran di kelas. Seluruh aspek tersebut memang penting, tetapi tidak cukup. Yang dibutuhkan Indonesia adalah perubahan yang lebih mendasar—sebuah re-engineering sistem pendidikan secara menyeluruh sebagai fondasi kekuatan ekonomi masa depan.
Dalam perspektif ini, pendidikan dasar hingga perguruan tinggi harus dipahami sebagai satu kesatuan sistem yang terhubung. Sekolah dasar dan menengah tidak lagi cukup hanya membangun kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi harus mulai mengembangkan literasi digital, berpikir kritis, kreativitas, serta karakter. Sementara itu, perguruan tinggi menghadapi tekanan perubahan yang jauh lebih besar. Dunia kampus tidak lagi bisa bertahan pada model lama yang kaku dan administratif.
Munculnya revolusi micro credential menunjukkan bahwa pembelajaran masa depan akan semakin fleksibel dan berorientasi pada keterampilan. Fenomena ini tidak berarti universitas akan hilang. Yang berubah adalah cara universitas memberikan nilai. Kampus masa depan akan bergerak menuju model hybrid university, yang menggabungkan pembelajaran fisik dan digital melalui pendekatan blended learning. Mahasiswa tidak lagi hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga dalam ekosistem global yang terbuka tanpa batas geografis.
Buku ini mengajak pembaca untuk melihat pendidikan dalam kerangka yang lebih luas dan strategis. Pendidikan bukan hanya soal ruang kelas, tetapi tentang bagaimana sebuah bangsa mempersiapkan generasinya untuk menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian. Buku ini memetakan krisis pendidikan saat ini, tekanan bonus demografi, arah visi Indonesia Emas 2045, disrupsi global, serta kelemahan sistem pendidikan nasional. Dari sana, buku ini menawarkan kerangka transformasi dan roadmap kebijakan pendidikan menuju tahun 2045.
Dapatkan Bukunya Sekarang Juga!
DAFTAR ISI
Daftar Isi 1
Daftar Isi 2
Slider Caption
Slider Caption
Slider Caption
Slider CaptionSpesifikasi Buku
Cetakan I, Mei 2026; 508 hlm, ukuran 14 x 20 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, Hard cover dan shrink bungkus plastik.
Harga Buku
Sebelum melakukan pembayaran, cek ketersediaan stock kepada admin. Jika buku out of stock pengiriman membutuhkan waktu – 3 hari setelah pembayaran.
Rp 295.000
Rp 284.500
Tentang Penulis
Prof. Dr. Azhari Aziz Samudra, MSi.,
Prof. Dr. Azhari Aziz Samudra, MSi., lahir di Pekanbaru, 05 Mei 1962, mendapat gelar Guru Besar di tahun 2010, dan merupakan Guru Besar FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dia memiliki minat khusus di bidang ilmu kebijakan, pendidikan, pemerintahan daerah, kearifan lokal, agama, dan astronomi. Dia meraih gelar sarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, di Universitas Indonesia (1986), Magister Sains, di Universitas Indonesia (1991), dan gelar Doktor, di Universitas Indonesia (2008). Mengajar di FISIP UI, Program Pascasarjana (PPS) Universitas Muhammadiyah Jakarta, PPS Universitas Ngurah Rai Bali, PPS Universitas Krisnadwipayana; Tim Penguji Program Doktor. Diktilitbang SDM Pengurus Pusat Muhammadiyah, Ketua Dewan Pakar Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PWM Jakarta, Ketua Senat Universitas Muhamadiyah Jakarta, dan Ketua LP4S. Pernah menjabat sebagai Presiden Asia Pacific Society for Public Affairs (2014-2017), Direktur Local Government Innovation Center (2018-2022), Dekan Fakultas (2014-2020), dan Pengurus Ikatan Cendekiawan Jakarta (2018-2022). Dia telah memimpin banyak kelompok penelitian yang diterbitkan dalam bentuk buku dan artikel. Buku-Buku yang telah diterbitkan ialah Perpajakan di Indonesia (1994, 2004, 2008, 2014, 2015, 2016); Desentralisasi Fiskal (2018), Marketing Islami (2019); Kinerja Organisasi Publik (2022), Filsafat Ilmu dan Metode Berpikir Transrasional (2022) dan banyak buku Disaster Literacy and Disaster Mitigation. Adapun buku-buku filsafat dan Pendidikan agama yang telah diterbitkan adalah: Mengungkap Tabir tentang Akal (2004, 2016, 2022); Mengungkap Tabir tentang Iman dan Rohani (2022); Kesabaran: Metode belajar dari para Nabi dan Rasul; Mengendalikan Hawa Nafsu; Eksistensi dan Substansi Allah (2022); dan Berjiwa Al-Qur’an (2022). Dalam bidang ilmu Pendidikan menulis tentang: Integrating Curricular and Extracurricular Approaches to Prevent Sexual Violence in Junior High Schools in Indonesiaen; School-Based Education Program to Solve Bullying Cases in Primary Schools; Open education studies: School-Based Education Program to Solve Bullying Cases in Primary Schools; Sistem Penjaminan Mutu Internal: Studi tentang Pendidikan Karakter Sekolah Dasar di Jakarta.
Prof. Dr. Agus Suradika, MPd
Prof. Dr. Agus Suradika, MPd, lahir di Jakarta, 21 Agustus 1962, dikukuhkan sebagai Guru Besar pada tahun 2006. Dia adalah Guru Besar tetap bidang Metodologi Penelitian Sosial di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dia memiliki minat khusus di bidang ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Pendidikan, Kebijakan Publik dan Multikultural. Meraih gelar sarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (1987), Magister Ilmu Pendidikan, di IKIP Jakarta (1992), dan sebagai lulusan terbaik (cumlaude) dalam meraih gelar Doktor di Universitas Negeri Jakarta (2000). Mengajar di FISIP UMJ, Program Pascasarjana (PPS) Universitas Muhammadiyah Jakarta, PPS Universitas Ngurah Rai Bali dan Tim Penguji Program Doktor Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Pakuan, Bogor. Saat ini menjabat sebagai Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan Pengurus Ikatan Cendekiawan Jakarta (2018-2022). Menulis 16 buku, melakukan 17 penelitian, dan mempublikasi 54 artikel di berbagai jurnal. Buku-buku yang ditulis antara lain: Strategi Pengentasan Kaum Duafa (1990), Pengantar Statistik Sosial (2000), Metode Penelitian Sosial (2000), Keperawatan Islam (2001), Pesan Perdamaian, Gerakan Kemandirian Bangsa, Krisis Idealisme, Ketidakadilan Global, dan Revitalisasi Pendidikan (2003), Etika Profesi Pekerjaan Sosial (2005), Filsafat Ilmu (2012), Pendidikan Keluarga dan Keluarga Berpendidikan (2019), dan Metodologi Penelitian (2021).