Seri Studi Ekonomi Islam 6: TEORI INVESTASI ISLAM

Buku ini adalah panduan praktis dan bertanggung jawab bagi orang tua dan guru untuk menjawab pertanyaan kritis anak tentang Tuhan dengan akidah yang lurus, lembut tanpa menakut-nakuti, mencegah trauma iman, membangun dialog yang sehat, sekaligus mendewasakan cara pandang orang dewasa dalam menjalankan amanah besar mendampingi keimanan anak.

Integrasi Nilai Syariah, Risiko, dan Keadilan Ekonomi

Buku ini lahir dari kegelisahan akademik sekaligus tanggung jawab moral untuk menghadirkan konstruksi teoritis investasi yang tidak hanya kokoh secara analitis, tetapi juga utuh secara normatif. Dalam dinamika ekonomi global yang semakin kompleks dan sarat ketidakpastian, diperlukan suatu paradigma investasi yang tidak sekadar berbicara tentang return dan risiko, tetapi juga tentang keadilan, keberlanjutan, dan keberkahan. Buku ini berupaya menjawab kebutuhan tersebut dengan merumuskan teori investasi Islam sebagai integrasi antara rasionalitas ekonomi dan nilai-nilai syariah sebagaimana ditegaskan dalam pembahasan awal mengenai investasi sebagai upaya pengembangan harta secara halal dan produktif .
Secara konseptual, buku ini memulai pembahasan dari fondasi pengertian investasi dalam Islam sebagai tanmiyah al-māl, yakni pengembangan harta yang halal, produktif, dan bertanggung jawab. Investasi dipahami bukan sebagai akumulasi kapital tanpa arah, melainkan sebagai mekanisme distribusi manfaat dan penguatan sektor riil. Larangan terhadap riba, gharar, dan maysir bukan sekadar norma teologis, tetapi merupakan instrumen struktural untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah ketimpangan sistemik. Dengan demikian, teori investasi Islam yang dibangun dalam buku ini tidak berdiri di ruang hampa, tetapi berakar pada maqāṣid syarī‘ah yang menempatkan keadilan dan kemaslahatan sebagai orientasi utama.
Keunggulan buku ini terletak pada pendekatan integratifnya. Setiap pembahasan tidak hanya disajikan dalam bentuk uraian normatif dan konseptual, tetapi juga dikembangkan dalam formulasi matematis yang operasional. Model indeks investasi syariah yang memadukan rasio keuntungan terhadap risiko dengan indeks keadilan, transparansi, dan keberlanjutan menunjukkan bahwa kualitas investasi dalam Islam bersifat multiplikatif dan tidak dapat direduksi menjadi sekadar profitabilitas. Pendekatan ini menegaskan bahwa teori investasi Islam memiliki daya jelajah ilmiah yang setara dengan teori investasi modern, bahkan menawarkan perluasan horizon melalui integrasi dimensi moral sebagai variabel intrinsik dalam fungsi utilitas.
Lebih jauh, buku ini juga menempatkan investasi sebagai instrumen pembangunan ekonomi berbasis kesejahteraan umat. Investasi tidak hanya diposisikan sebagai determinan pertumbuhan agregat, tetapi sebagai mekanisme distribusi risiko dan keadilan ekonomi. Dalam kerangka risk-sharing melalui akad mudharabah dan musyarakah, hubungan antara pemilik modal dan pengelola usaha dibangun atas dasar kemitraan yang proporsional. Perspektif ini memberikan alternatif terhadap sistem berbasis bunga yang cenderung mentransfer risiko secara sepihak. Dengan demikian, teori investasi Islam yang dirumuskan di sini memiliki implikasi mikro dan makro sekaligus, mulai dari keputusan individu investor hingga desain sistem keuangan nasional.
Secara metodologis, buku ini juga menyertakan studi kasus, simulasi numerik, serta ilustrasi kurva yang menggambarkan hubungan antara transparansi, risiko, dan kualitas investasi syariah. Kehadiran model matematis dan grafik bukan sekadar pelengkap visual, tetapi menjadi jembatan antara nilai dan angka, antara etika dan efisiensi. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan investasi dalam Islam serta membuka ruang pengujian empiris melalui pendekatan ekonometrik dan indeks komposit. Dengan demikian, teori yang dibangun tidak berhenti pada tataran normatif, tetapi siap diuji dalam realitas kebijakan dan praktik pasar. Dalam dimensi yang lebih luas, buku ini ingin menegaskan bahwa investasi dalam Islam adalah jalan menuju falah, yakni keberhasilan dunia dan akhirat yang seimbang. Keuntungan finansial tetap penting sebagai indikator produktivitas, namun ia tidak menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Investasi yang halal, adil, transparan, dan berkelanjutan diyakini menghadirkan keberkahan serta memperkuat struktur sosial-ekonomi secara kolektif. Di tengah tantangan krisis moral, ekologis, dan finansial global, teori investasi Islam menawarkan paradigma yang menyeimbangkan profit, people, dan planet dalam bingkai tauhid.
Akhirnya, buku ini dipersembahkan bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, praktisi investasi syariah, serta para pengambil kebijakan yang memiliki komitmen untuk mengembangkan sistem ekonomi yang lebih adil dan bermartabat.

Dapatkan Bukunya Sekarang Juga!

DAFTAR ISI

Daftar Isi 1
Daftar Isi 2
Daftar Isi 3
Previous
Next

Spesifikasi Buku

Cetakan I, Februari 2026; 360 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, Hard cover dan shrink bungkus plastik.

Harga Buku

Sebelum melakukan pembayaran, cek ketersediaan stock kepada admin. Jika buku out of stock pengiriman membutuhkan waktu – 3 hari setelah pembayaran.

Rp 190.000

Rp 180,200

Tentang Penulis

Prof. Dr. Syaparuddin, S.Ag., M.SI.