Konsep Inovasi Mendesain Pembelajaran di Sekolah Dasar
Buku ini mengajak pembaca memahami desain pembelajaran bukan sekadar rencana mengajar, melainkan proses ilmiah dan kreatif untuk memecahkan masalah belajar secara bermakna, sistematis, dan relevan dengan kebutuhan nyata pendidikan dasar.
Asumsi Dasar Desain Pembelajaran
Desain dalam pengertian yang paling umum saat ini, dikenal sebagai bidang studi/keilmuan. Secara etimologis, kata “desain” dalam bahasa Indonesia diserap dari bahasa Inggris “design”, yang juga diserap dari bahasa Latin “designare”, yang juga dalam bahasa Italia “disegno”, atau dalam bahasa Perancis “dessein”. Dalam bahasa Latin, “designare” dapat berarti: 1) Membuat sketsa awal dari… ; 2) Merencanakan dan melaksanakan sesuatu pekerjaan dengan keterampilan artistik; 3) Membentuk (suatu rencana) di dalam pikiran, atau merancang; dan 4) Rencana untuk melakukan sesuatu; tujuan, atau maksud.
Desain merupakan suatu proses yang dapat dikatakan telah seumur dengan keberadaan manusia di bumi. Hal ini sering tidak kita sadari. Akibatnya, sebagian dari kita berpendapat seolah-olah desain baru
dikenal sejak jaman modern dan merupakan bagian dari kehidupan modern. Dalam bahasa sehari-hari kata desain sering di artikan sebagai sebuah perancangan, rencana atau gagasan. Pengertian seperti ini tidak sepenuhnya salah tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dikatakan bahwa desain sepadan dengan kata perancangan. Namun demikian, kata merancang/rancang aau rancang bangun yang sering disepadankan dengan kata desain ini nampaknya belum dapat mengartikan desain secara lebih luas. Kata “Desain” yang sebenarnya merupakan kata baru yang merupakan peng-Indonesiaan dari kata design (bahasa Inggris) tetap dipertahankan. Kata desain ini menggeser kata rancang bangun karena kata tersebut tidak dapat mewadahi kegiatan, keilmuan, keluasan dan pamor profesi atau kompetensi.
Pengertian desain dapat dilihat dari berbagai sudut pandang dan konteksnya. Desain dapat juga diartikan sebagai suatu kreasi seniman untuk memenuhi kebutuhan tertentu dan cara tertentu pula. Desain juga dapat merupakan pemecahan masalah dengan suatu target yang jelas (Archer, 1965). Sedangkan menurut (Alexander, 1963) desain merupakan temuan unsur fisik yang paling objektif.
Perkembangan selanjutnya pengertian desain amat bervariatif karena tumbuhnya profesi ini diberbagai Negara. Salah satu tokoh yang mengevaluasi pengertian desain adalah Bruce Archer, menurutnya
desain adalah salah satu bentuk kebutuhan badani dan rohani manusia yang dijabarkan melalui berbagai bidang pengalaman, keahlian dan pengetahuan yang mencerminkan perhatian pada apresiasi dan adaptasi terhadap sekelilingnya, terutama yang berhubungan dengan bentuk, komposisi, arti, nilai dan berbagai tujuan benda buatan manusia.
Jika istilah ‘desain’ maknanya adalah ‘rencana’, maka ‘rencana’ adalah bendanya (benda yang dihasilkan dalam proses perencanaan). Kegiatannya disebut’ merencana’ atau ‘merencanakan’. Pelaksanaannya disebut ‘perencana’, sedangkan segala sesuatu yang berkaitan erat dengan
proses pelaksanaan pembuatan suatu rencana, disebut ‘perencanaan’. Jadi kata ‘mendisain’ mempunyai pengertian yang secara umum setara dengan ‘merencana, merancang, rancang bangun, atau merekayasa, yang artinya setara dengan istilah ‘to design’ atau ‘designing’ (Bahasa Inggris). Istilah mendesain mempunyai makna: ‘melakukan kegiatan/ aktivitas/proses untuk menghasilkan suatu desain’ (Palgunadi, 2007).
Dengan demikian, pengertian desain selalu mengalami perubahan sejalan dengan perkembangan peradaban manusia. Hal ini membuktikan bahwa desain sebenarnya mempunyai arti yang penting
dalam kebudayaan manusia secara keseluruhan, baik ditinjau dari usaha memecahkan masalah fisik dan rohani manusia, maupun sebagai bagian kebudayaan yang memberi nilai-nilai tertentu sepanjang perjalanan sejarah umat manusia.
Cakupan bahasan dalam buku ini adalah; asumsi dasar dan definisi desain pembelajaran, konsep model desain pembelajaran, identifikasi kebutuhan pembelajaran, TIU dan TIK, alat evaluasi pembelajaran, dan difusi inovasi dalam pembelajaran. Tim penulis berharap, buku ini dapat bermanfaat dan berkontribusi positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, serta menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan praktik pembelajaran yang inovatif dan berbasis ilmu pengetahuan
Dapatkan Bukunya Sekarang Juga!
DAFTAR ISI
Daftar Isi 1
Daftar Isi 2
Daftar Isi 3
Daftar Isi 4Spesifikasi Buku
Cetakan I, Februari 2026; 196 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, Hard cover dan shrink bungkus plastik.
Harga Buku
Sebelum melakukan pembayaran, cek ketersediaan stock kepada admin. Jika buku out of stock pengiriman membutuhkan waktu – 3 hari setelah pembayaran.
Rp 130.000
Rp 119,500
Tentang Penulis