Daftar Harga PoD


Apa itu PoD?
Print on Demand atau yang sering disebut poD adalah sistem mencetak buku dengan oplah sesuai dengan permintaan konsumen. Seiring dengan perkembangan teknologi cetak, layanan semacam ini makin marak. Kalau dulu, sistem ini kurang memungkinkan. Satu misal, untuk cetak cover buku harus menggunakan mesin sparasi 4 warna semisal Speedmaster 52. Akibatnya biaya cukup mahal. Akan terkena minimum order, misalnya sekitar Rp 180,000. Tapi kini, mesin cetak digital printing yang warna makin menjamur. Mudah ditemukan. Cetak 1 biji pun bisa. Murah. Namun juga kualitas masih bisa bersaing.

Layanan PoD Samudra Biru sesungguhnya bisa berapa saja jumlahnya (oplah). Namun untuk memudahkan dalam pembuatan daftar harga, oplah yang tertera dalam brosur dalam jumlah tertentu saja. Yang jelas Anda dapat memesan oplah sesuai dengan keinginan, tidak harus sama dengan daftar di brosur. Daftar di brosur hanya memudahkan kami dalam membuat daftar harga saja.

Rumus Harga
Dalam dunia percetakan ada rumus umum: semakin banyak oplah yang dipesan maka harga satuan semakin murah. Semakin sedikit oplah harga satuan semakin mahal. Tapi tentu saja untuk biaya totalnya, semakin banyak oplah maka semakin mahal. Begitu sebaliknya. Untuk lebih jelasnya, lihat pola dalam brosur. 
Mengapa demikian? Biasanya konsumen selalu mempertanyakan. Jawabnya adalah proses yang harus dilalui sama, antara cetak sedikit maupun banyak. Contoh, untuk cetak cover menggunakan mesin offset Speedmaster 52 biayanya misalnya Rp 180,000 per 2000 eksemplar. Jadi kita mencetak 100, 200, 500, 1000, biayanya sama dengan cetak 2000 eks.


Contoh lain cetak isi buku dengan mesin offset toko 820. Biaya cetak paper platenya sama antara cetak 100 dengan cetak 1000. Paper plate adalah semacam master cetak. Mesin cetak menduplikasi master cetak ini. Demikian juga dengan jasa cetaknya. Jika dihitung biaya cetak per plate, harganya sama. Apakah itu mencetak 100 eks, 500 eks dengan 1000 eks. Demikianlah kenapa cetak sedikit, biaya satuannya lebih mahal dan begitu pula sebaliknya.