Keraton Digital

Melalui imajinasi yang liar namun dekat dengan keseharian, cerpen-cerpen Gus Muchibin dalam buku ini mengajak kita menyelami kisah-kisah yang mengejutkan, menggugah, dan sulit dilupakan.

Kekuatan Imajinasi dan Kearifan Lokal

Cerpen-cerpen Gus Muchibin di dalam buku ini dengan segera menyergap pembaca dalam ragam penelusuran makna.
Salah satu yang mengemuka adalah kekuatan imajinasi. Gus Muchibin berhasil menghadirkan ragam cerpen imajinatif yang kuat. Misalnya kisah tentang terbunuhnya Pekerja Seks Komersial (PSK), kawasan wisata Wisma Sermo yang diimajinasikan angker, dan lain sebagainya.
Bekal kekuatan imajinasi yang diolah Gus Muchibin membuatnya tampil sebagai pencerita yang lihai menggiring alur. Potensi ini terlihat sangat dominan dalam racikan cerita-cerita yang disajikannya.
Begitu pula dengan kisah-kisah yang ada di seputaran dunia pelajar, misalnya sebagai sosok yang menyukai Pramuka, Paskibraka, dan lainnya.
Gus Muchibin berhasil menghadirkan konflik yang memang wajar, ada dalam lingkup pelajar itu. Imajinasi yang disodorkannya mengalir lancar membuat pembaca merasa nyaman dengan jalinan kisah yang tersajikan.
Salah satu cerpen yang saya sukai dalam buku ini adalah berjudul Keraton Digital. Cerpen ini adalah kisah imajinatif yang menarik karena juga bernilai kolaborasi dengan tema teknologi. Soal bagaimana mengenalkan keraton atau identitas Jawa sehingga menjadi lebih bernilai global.
Ada juga cerpennya yang berupaya menggali nilai-nilai kearifan lokal Jawa dengan menghadirkan falsafah tertentu melalui puisi-puisi Jawa. Sebagai penulis muda, sensibilitas Gus Muchibin terhadap nilai-nilai Jawa cukup bagus. Terlihat upaya riset yang dilakukan cukup optimal.
Soal riset ini memang sebaiknya menjadi salah satu pintu, bekal penting penulis untuk memasuki dunia fiksi. Jika fiksi yang dihasilkan melalui riset maka dimungkinkan lahir fiksi yang mempunyai keterkaitan dengan sejarah. Bukan fiksi yang ngawur dalam pengertian asal bercerita.
Sebagai anak muda juga, Gus Muchibin tidak mau kehilangan kemudaannya dalam karya-karya fiksinya. Kemudaannya hadir mengalir tanpa kehilangan greget. Maka dunia pacaran pun tetap ia libas, ia garap dengan sepenuh hati.
Romansa masa muda di tengah penjelajahan tema cerita yang luas merupakan perpaduan yang semakin mengukuhkan cerita menjadi semakin mempunyai daya sengat.
Daya sengat ini penting dipertahankan karena membuat pembaca menjadi terwakili emosinya, bahkan perjalanan hidupnya. Memang salah satu kiat menjadi penulis yang baik adalah bisa memotret segmen pembaca yang dipilihnya. Siapakah yang sesungguhnya ingin dijaring keterwakilan perasaannya?
Sungguh, dunia masa muda dengan segala pergulatan obsesi masa depan, termasuk kisah asmara yang menyertai adalah perpaduan bumbu penyedap yang akan selalu renyah diolah menjadi suguhan kuliner estetika yang dirindukan lidah pembaca.
Saya saja yang ketika menuliskan catatan pendek ini sudah merasa tua di usia 49 tahun menjadi merasa muda lagi saat bertemu dengan cerpen-cerpen Gus Muchibin dan ingin mengulang banyak peristiwa yang sama menggetarkannya, jauh di masa silam

Dapatkan Bukunya Sekarang Juga!

DAFTAR ISI

Daftar Isi 1

Spesifikasi Buku

Cetakan I, Juli 2025; 83 hlm, ukuran 14 x 20 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik.

Harga Buku

Sebelum melakukan pembayaran, cek ketersediaan stock kepada admin. Jika buku out of stock pengiriman membutuhkan waktu – 3 hari setelah pembayaran.

Rp 120.000

Rp 110,000

Tentang Penulis

Gus Muchibin

Ia telah menulis beberapa buku antologi bersama para penulis hebat lainnya. Ia adalah seorang aktivis Sastra, Pramuka, dan juga Olahraga. Ia tergabung dalam Komunitas Remaja Geblek Bersastra atau biasa dikenal sebagai REGAS sejak 2024 kemarin. Ia adalah salah satu pengurus Dewan Kerja Ranting (DKR) Ranting Wates. Ia juga aktif dalam olahraga atletik dan bela diri. Ia memperoleh Juara 2 Popda Atletik Kabupaten Kulon Progo 2023. Ia diamanahi sebagai Duta Anak Kabupaten Kulon Progo 2024. Ia memperoleh banyak kejuaraan. Ia Juara 2 FLS2N tingkat Kabupaten Kulon Progo 2024. Ia juga memperoleh Juara Umum 2 cipta cerpen dan puisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh main publisher.