Tradisi dan Kepercayaan Umat Islam di Kalimantan Barat (Buku #2)

https://1.bp.blogspot.com/-_mbmlahCTGc/VhjUwKXPvQI/AAAAAAAAAbg/BK42OSv3bjs/s72-c/2%2BKalbar%2BBlog.jpg click to zoom
Ditambahkan 02.09
Kategori Percetakan POD Produk
Harga Rp 50,000 @ KEARIFAN lokal merupakan tata nilai atau perilaku hidup masyarakat lokal dalam berinteraksi dengan lingkungan temp...
Share
Hubungi Kami
Beli Sekarang

Review Tradisi dan Kepercayaan Umat Islam di Kalimantan Barat (Buku #2)

























Rp 50,000 @

KEARIFAN lokal merupakan tata nilai atau perilaku hidup masyarakat lokal dalam berinteraksi dengan lingkungan tempatnya hidup secara arif. Kearifan lokal adalah semua bentuk pengetahuan, keyakinan, pemahaman atau wawasan serta adat kebiasaan atau etika yang menuntun perilaku manusia dalam kehidupan di dalam komunitas ekologis. Dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal adalah semua bentuk pengetahuan, wawasan, pandangan, pemahaman, tata nilai, serta adat kebiasaan masyarakat lokal yang menuntun perilaku masyarakat lokal dalam berinteraksi dengan lingkungan, yaitu interaksi di komunitas masyarakat dan dengan alam sekitar.

Kearifan lokal orang-orang dalam berbagai kelompok etnis di Kalimantan Barat (Melayu, Dayak, Madura, Banjar, Jawa, dan sebagainya), khususnya yang beragama Islam, menampilkan semacam perwujudan nilai-nilai dan pandangan-pandangan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, serta diwariskan secara turun temurun, dalam menjaga hubungan yang harmonis antara sesamanya dan juga alam sekitar dalam posisi mereka sebagai muslim. Karenanya, dari sebagian besar kearifan lokal yang ditradisikan oleh umat Islam di Kalimantan Barat ini tetap merepresentasikan warna Islam dalam warna tradisinya.

Maka ada kaitan yang jelas antara kearifan lokal dengan identitas Islam, yang telah disepakati dan telah diterapkan sebagai aturan yang mengikat pada masyarakat lokal umat Islam di Kalimantan Barat. Saya hendak menyebut masyarakat lokal dalam konteks ini dalam pengertian umum, agar tidak bias etnis. Masyarakat lokal Kalimantan Barat dalam konteks ini, adalah kelompok masyarakat yang mendiami Kalimantan Barat secara turun-temurun, dan mentradisikan tradisi mereka secara turun-temurun pula. Maka dalam buku ini, etnis apapun (orang Melayu, Dayak, Madura, Banjar, Jawa, dan sebagainya) menjadi objek kajian sejauh ia menampilkan semacam tradisi khas etnis mereka yang selanjutnya mereka bingkai sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Kalimantan Barat.

Kita mafhumi, umumnya kearifan lokal seringnya tidak terkodifikasikan, namun kearifan lokal ini menjadi bagian dari keyakinan masyarakat, berlangsung dalam keseharian, dan mentradisi secara turun-temurun. Sebagai bentuk keyakinan masyarakat setempat – representasi dari kearifan mereka – maka berbagai bentuk kearifan lokal menjadi tidak boleh dipandang sebelah mata, mengingat ia lahir dari rahim masyarakat lokal itu sendiri.

Buku yang berjudul Tradisi dan Kepercayaan Umat Islam di Kalimantan Barat ini terdiri dari tiga seri, yang menampilkan beragam tradisi lokal dengan warna Islam yang ada di Kalimantan Barat. Tulisan-tulisan yang ada dalam tiga seri buku ini, ditulis sebagai bagian dari proses perkuliahan Islam dan Budaya Lokal oleh mahasiswa di Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, sebagai hasil observasi, wawancara, dan refleksi mereka secara mendalam atas objek kajian.

Sebagai dosen pengampu sekaligus editor atas buku ini, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-setingginya pada semua pihak yang telah membantu terwujudnya buku ini,

khususnya pada pihak penerbit. Tegur sapa dan kritik untuk perbaikan buku ini selalu kami harapkan. Semoga sekecil apapun percikan manfaat dari buku ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan menambah khazanah dari buku-buku yang ada, tentang kajian Islam dan Budaya Lokal. (Syamsul Kurniawan, Editor bukunya)

Identitas Buku
Judul : Tradisi dan Kepercayaan Umat Islam di Kalimantan Barat Sebuah Deskripsi tentang Kearifan Lokal Umat Islam Kalimantan Barat (Buku #2)
Penerbit : Penerbit Samudra Biru 
Cetakan : Pertama, Juli 2015
Dimensi : x + 144 Hlm, 14 x 20 cm




Komentar