Merokok di Kalangan Masyarakat Miskin

https://2.bp.blogspot.com/-jGGuUuWCreU/VxmgBg4s6-I/AAAAAAAAArc/R73mDRvQ4CwovU5MmLA1FqF3wPXoiEpzACK4B/s72-c/Merokok%2Bconvert.jpg click to zoom
Ditambahkan 20.58
Kategori Percetakan POD Produk
Harga   Tulisan kecil ini muncul karena keprihatinan akan berkembangnya rokok di kalangan masyarakat miskin. Madu dan racun merupakan istilah...
Share
Hubungi Kami
Beli Sekarang

Review Merokok di Kalangan Masyarakat Miskin

 

Tulisan kecil ini muncul karena keprihatinan akan berkembangnya rokok di kalangan masyarakat miskin. Madu dan racun merupakan istilah yang tepat untuk menggambarkan pengaruh rokok bagi bangsa Indonesia. Di satu sisi, 18 juta orang Indonesia mendapat manfaat ekonomi dari perputaran industri tembakau dan 68,67 trilyun pendapatan negara disumbang dari industri ini, namun di sisi lain kurang lebih sepertiga pendapatan orang miskin di hamburkan untuk rokok. Lebih banyak anggaran keluarga digunakan untuk membeli rokok daripada untuk meningkatkan asupan gizi keluarga.
Dalam tulisan ini saya berusaha memadukan kajian ilmu-ilmu sosial (sosiologi) dengan kajian ke-Islaman dengan pendekatan integrasi-interkoneksi untuk memotret fenomena rokok. Selain mengungkapkan fakta berdasarkan temuan empiris mengenai hal ihwal tentang rokok, saya juga mencoba menggali pandangan Islam mengenai rokok. Meskipun demikian, saya sadar bahwa posisi saya dalam wilayah yang kedua ini tidak cukup kuat sehingga temuan dalam kajian ke-Islaman tidak saya maksudkan untuk menggantikan peran ulama/intelektual dalam kajian hukum Islam (syariah), tetapi sekedar memberikan perspektif dari berbagai pendapat yang telah ada.
Berdasarkan temuan lapangan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun seolah-olah merokok merupakan kebiasaan yang tidak dapat ditinggalkan, namun dalam beberapa kasus para perokok mampu menghentikan kebiasaan tersebut. Salah satu langkah yang dapat dilakukan pemerintah untuk menghentikan kebiasaan merokok di kalangan masyarakat miskin adalah membuat peraturan bahwa hanya orang yang tidak merokok yang dapat mengakses program perlindungan, jaminan, ataupun pemberdayaan sosial bagi orang miskin. Dengan mempertimbangkan untung rugi, para perokok di keluarga miskin akan berusaha membuat pilihan yang menguntungkan baginya.


Judul
Merokok di Kalangan Masyarakat Miskin
Penulis Dr. Pajar Hatma Indra jaya, M.Si
Penerbit Samudra Biru
Tebalxii + 90



Komentar