Anak dan Negara - Perspektif Indonesia Abad XXI

https://2.bp.blogspot.com/-XHkRyORadws/VvDJdXnKZiI/AAAAAAAAAiE/m1o_lK4wu14x36K9FgnAqBbQXwj0H9ODA/s72-c/cover%2Bdepan%2Banak-negara.jpg click to zoom
Ditambahkan 21.27
Kategori Percetakan POD Produk Reguler
Harga Selama ada kehidupan, problem anak seolah tidak akan pernah usai. Tidak hanya berkait dengan problem  sosial kemiskinan, problem a...
Share
Hubungi Kami
Beli Sekarang

Review Anak dan Negara - Perspektif Indonesia Abad XXI



Selama ada kehidupan, problem anak seolah tidak akan pernah usai. Tidak hanya berkait dengan problem sosial kemiskinan, problem anak nyatanya juga terjadi pada keluarga-keluarga berkecukupan. Ini disebabkan perlakuan yang salah terhadap anak tidak hanya disebabkan oleh faktor kemiskinan namun juga minimnya pengetahuan terhadap perlindungan anak (child protection). Di sinilah pentingnya untuk terus menerus melakukan upaya kampanye ihwal perlindungan anak di tengah-tengah masyarakat. Buku ini adalah bagian dari upaya kampanye untuk memberikan penyadaran terhadap masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak tersebut. Upaya penyadaran menjadi penting tatkala perlakuan yang salah terhadap anak (child abuse) terjadi pada tiap level masyarakat. Kehadiran buku ini setidaknya dapat meminimalisir terjadinya perlakuan yang salah terhadap anak tersebut. Mewujudkan perlindungan anak secara ideal pada tiap level masyarakat memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ini terbukti meskipun telah ada berbagai macam program yang selaras dengan perlindungan anak dari pemerintah dan masyarakat, di tengah masyarakat masih saja ada perlakuan yang salah terhadap anak. Bahkan perlakuan yang salah tersebut tidak hanya berupa non fisik akan tetapi juga bersifat fisik. Pemerintah misalnya, melalui Kementerian Sosial telah memiliki berbagai program berkaitan dengan perlindungan anak ini. Salah satunya sebut saja Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) yang telah diimplementasikan di beberapa daerah. PKSA ini bahkan menjadikan anak-anak yang rentan terhadap perlakuan yang salah sebagai sasaran programnya. Namun seiring dengan terlaksananya berbagai macam program tersebut, perlakuan yang salah terhadap anak masih terus terjadi di sana-sini. Ini artinya, menghilangkan problem yang menyangkut anak sangat tidak mudah. Bahkan jika diperhatikan lebih lanjut, upaya perlindungan anak pada dasarnya telah dilakukan secara bersama-sama dari tiap lini pemerintahan. Tidak hanya oleh kementerian sosial, perlindungan anak juga dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Bahkan dalam kementerian ini, Perlindungan Anak telah melekat dalam namanya. Secara yuridis, perlindungan anak juga menemukan momentumnya ketika disahkannya Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Disahkannya UU ini tentu saja memberikan dukungan yang sangat positif terhadap misi perlindungan anak. Sebab, pelanggaran-pelanggaran terhadap perlindungan anak akan mendapatkan sanksi hukum yang tegas sesuai dengan peraturan dalam UU tersebut. Diberlakukannya UU ini merupakan babak baru perlindungan anak di abad XXI di Negara Indonesia ini. Selain berdampak secara yuridis, UU ini juga mempunyai dampak domino. Salah satunya adalah dibentuknya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebagai amanah UU tersebut. Dijalankan oleh kalangan independent, komisi ini menjalankan misi khusus terhadap perlindungan anak. Ringkasnya, perlindungan anak pada kenyataannya telah diimplementasikan oleh berbagai pihak dengan berbagai model kegiatan. Meski perlakuan yang salah tetap terjadi di mana-mana, setidaknya upaya-upaya perlindungan anak tersebut dapat meminimalisir perlakuan-perlakuan yang salah terhadap anak.

Judul
Anak dan Negara - Perspektif Indonesia Abad XXI 
Penulis Makmur Sunusi , PhD
Penerbit Samudra Biru
Tebal166 halaman
RP 20,000.00



Komentar